Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bireuen, Ir Fadhli Amir ST MT IPM ASEAN Eng, berhasil menggagas aplikasi Sistem Pemantauan Proyek Berbasis Aplikasi (SISPAMPRO) dalam bentuk Web Geographic Information System (GIS).
Aplikasi itu dirancang untuk mendukung pengendalian proyek infrastruktur berbasis digital, dan juga sebagai solusi inovatif untuk memperkuat efisiensi dan efektivitas pengendalian proyek yang dikelola Dinas PUPR Bireuen.
Setelah melalui serangkaian proses, akhirnya aplikasi tersebut secara resmi dilaunching di aula kantor Dinas PUPR Bireuen, Senin (14/10).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bireuen, Dr Ir Ibrahim Ahmad MSi, dan turut dihadiri Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) jajaran Pemerintahan Bireuen, civitas akademika, para kontraktor, konsultan, unsur media, serta para stakeholder terkait.
Saat peluncuran aplikasi SISPAMPRO, Fadhli Amir turut mensosialisasikan cara kerja dan juga manfaat aplikasi kepada para tamu undangan yang berhadir.
Ia mengatakan, aplikasi SISPAMPRO diluncurkan guna mempermudah pemangku kepentingan untuk mendapatkan informasi yang relevan dengan cara transparan dan akurat, serta untuk menimalisir pemborosan anggaran proyek.
“Nantinya, aplikasi tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu pelayanan administrasi tanpa kertas, yang merupakan wujud nyata dari reformasi birokrasi dari penggunaan kertas beralih ke dokumen berbasis digital,” ujar Fadhli Amir.
Kadis PUPR Bireuen berharap, melalui penggunaan aplikasi SISPAMPRO menjadi langkah strategis menghadapi tantangan masa depan, juga sebagai bentuk dukungan penerapan good governance untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor infrastruktur.
Sementara itu, Sekda Bireuen Ibrahim Ahmad mengapresiasi Fadhli Amir yang berhasil menggagas aplikasi SISPAMPRO.
“Gagasan Kadis PUPR Bireuen patut diapresiasi. Aplikasi tersebut diluncurkan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XVII Tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Hukum Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara RI (Puslatbang Khan) LAN RI Tahun 2024,” kata Ibrahim Ahmad.
Ia juga menyebutkan, inisiatif peluncuran aplikasi SISPAMPRO sangatlah positif, salah satunya bertujuan untuk mengatasi berbagai tantangan dalam pengendalian proyek infrastruktur, termasuk keterlambatan pengumpulan data, kurangnya transparansi, dan inefisiensi operasional yang dihadapi oleh daerah.
“Hadirnya SISPAMPRO menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan proyek. Kita berharap, kedepannya dapat mempermudah pihak dinas dalam mengambil keputusan berupa cepat dan akurat melalui akses data secara langsung dan visualisasi interaktif,” pungkas Sekda Bireuen.
Ibrahim juga menilai, aplikasi SISPAMPRO memiliki manfaat secara internal maupun eksternal. “Secara internal, SISPAMPRO mampu meningkatkan efisiensi operasional dan akurasi laporan. Sedangkan secara internal, sistem ini dapat memperkuat transparansi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan proyek,” sebut Sekda Bireuen.

